Izin Stadion Si Jalak Harupat untuk Laga Liga 1 dan ACL Two Tunggu Koordinasi PSSI

Dispora Bandung memastikan kesiapan Stadion Si Jalak Harupat untuk laga Liga 1 dan ACL Two sambil menunggu koordinasi PSSI.

Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan kesiapan memfasilitasi pemakaian Stadion Si Jalak Harupat untuk gelaran kompetisi domestik Liga 1 dan turnamen Asia ACL Two musim ini. Kendati demikian, kepastian izin pemakaian arena di wilayah Kutawaringin tersebut bergantung penuh pada keputusan PSSI.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung, Dicky Anugerah, mengonfirmasi surat permohonan inspeksi stadion dari operator liga baru saja diterima oleh dinas. Masalah timbul lantaran jadwal laga klub bertepatan dengan persiapan kejuaraan internasional FIFA ASEAN Cup 2026.

Koordinasi Penjadwalan Laga Bersama PSSI

Pihak dinas menegaskan pengelola liga harus menjalin komunikasi intensif dengan federasi pusat sebelum menggelar pertandingan. Langkah ini dibutuhkan demi menghindari penumpukan jadwal pemakaian arena utama.

“Intinya, untuk rencana ACL 2 dan Liga 1, ini bukan dari Persib, tapi dari Liga 1, suratnya baru kami terima hari ini karena waktunya bersamaan dengan persiapan kejuaraan FIFA dan PSSI, dari pihak liga harus koordinasi dulu dengan PSSI terkait pelaksanaannya,” kata Dicky dihubungi via telepon, Kamis (20/8/2026).

Pemerintah daerah memprioritaskan agenda kejuaraan internasional karena PSSI telah mengajukan permohonan pemakaian tempat lebih awal. Kejuaraan tingkat Asia Tenggara tersebut tercatat menjadi agenda prioritas yang didukung pemerintah pusat.

“Kami memfasilitasi PSSI yang berkaitan dengan agenda ASEAN karena mereka lebih awal meminta venue di Si Jalak Harupat. Ini kan juga program Pak Presiden, jadi dari pihak liga yang harus berkoordinasi dengan FIFA dan PSSI. Kami di daerah tidak bisa memutuskan sepihak,” tuturnya.

Jadwal Pertandingan dan Uji Kelayakan

Stadion kebanggaan warga Bandung ini tengah menjalani tahap uji kelayakan dari PSSI guna memeriksa kondisi rumput dan sarana penunjang. Berdasarkan kalender pertandingan terdekat, terdapat dua laga besar yang direncanakan bergulir di arena ini:

  • Senin, 31 Agustus 2026: Playoff ACL Two antara Persib Bandung melawan Manila Digger FC
  • Minggu, 6 September 2026: Pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung melawan PSM Makassar

Pihak Dispora Kabupaten Bandung menegaskan belum menerima rincian jadwal kompetisi satu musim penuh selain surat permohonan inspeksi awal. Pengelola stadion menanti kepastian resmi lanjutan sebelum menyetujui pemakaian lapangan secara penuh.

Penerapan Tarif Retribusi Daerah Stadion

Dicky menerangkan terdapat perbedaan aturan pembiayaan antara agenda resmi FIFA dengan pertandingan klub yang menarik tiket penonton. Pemanfaatan fasilitas komersial dikenakan biaya retribusi resmi sesuai ketentuan regulasi daerah.

“Kalau dari kegiatan FIFA/ASEAN tidak ada sewa, pemerintah murni menyediakan sarana. Tapi, kalau ACL dan Liga 1, karena ada tiket penonton dan sifatnya komersial, pasti kami keluarkan aturan sewa pemanfaatan lahan,” ucap Dicky.

Penetapan tarif sewa per pertandingan mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 9 Tahun 2025 tentang Retribusi Daerah serta Peraturan Bupati yang berlaku. Pemanfaatan fasilitas olahraga ini diproyeksikan memberi pemasukan bagi kas daerah.

“Intinya kami siap-siap saja karena ajang ini bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Cuma sekali lagi, berkaitan dengan kepastian penyelenggaraan, silakan koordinasi dengan PSSI,” tuturnya.