Instagram dan Facebook Down Secara Global Hari Ini 12 Juni

Facebook, Instagram, & Meta Down

Layanan media sosial Facebook mengalami gangguan massal dengan lebih dari 100.000 laporan keluhan dari pengguna pada Jumat (12/06) pagi. Laman pemantau platform DownDetector menunjukkan lonjakan laporan yang terjadi secara signifikan dalam waktu singkat. Gangguan ini berimbas pada jutaan pengguna yang kesulitan mengakses konten secara global.

Berdasarkan data grafis terbaru, laporan gangguan mulai melonjak tajam dengan hampir 70.000 keluhan sesaat setelah pukul 06.30 waktu setempat. Angka tersebut terus merangkak naik hingga mencapai 104.000 laporan dalam kurun waktu 15 menit berikutnya. Sebagian besar pengguna mengeluhkan kegagalan sistem saat memuat halaman utama media sosial tersebut.

Uji coba akses langsung yang dilakukan dari ruang redaksi KRON4 menunjukkan adanya perbedaan performa antara situs web dan aplikasi ponsel. Kendala teknis ini tampaknya lebih berdampak pada pengguna yang mengakses platform melalui peramban komputer desktop.

Dampak Akses Layanan Meta

Gangguan ini tidak hanya melanda Facebook, tetapi juga berdampak pada platform media sosial Instagram yang berada di bawah naungan perusahaan induk yang sama. Berikut adalah rincian status operasional kedua platform tersebut saat kendala teknis berlangsung:

  • Situs Web Facebook: Gagal memuat konten secara penuh dan halaman utama tampak kosong.
  • Aplikasi Facebook: Tetap berfungsi normal dan dapat digunakan pengguna tanpa kendala.
  • Situs Web Instagram: Laman gagal memuat konten sama sekali saat diakses lewat peramban.
  • Aplikasi Instagram: Dapat beroperasi dengan baik dan lancar pada perangkat ponsel.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai penyebab utama di balik kelumpuhan akses kedua platform tersebut. Pihak manajemen juga belum merilis estimasi waktu pemulihan layanan secara menyeluruh kepada publik.

Meta selaku perusahaan induk dari Facebook dan Instagram memiliki kantor pusat yang berbasis di Menlo Park. Para pengguna global saat ini masih menanti konfirmasi dan perbaikan lebih lanjut dari tim teknis perusahaan.