TERKINI24.ID – Universitas Airlangga (Unair) kembali membuka peluang emas bagi calon mahasiswa baru melalui jalur Golden Ticket untuk tahun akademik 2026. Jalur prestasi ini menjadi tiket ekstra yang dinantikan dalam skema Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Demi melancarkan persiapan para siswa, Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair, Dr. Achmad Solihin, membocorkan tiga persyaratan utama yang wajib dipenuhi. Jalur ini tidak hanya membidik siswa dengan prestasi akademik cemerlang, tetapi juga mereka yang unggul dalam kepemimpinan seperti ketua OSIS, bidang olahraga, hingga penghafal kitab suci yang diakui di Indonesia.
Tiga Kunci Lolos Golden Ticket
Dilansir dari Kaltarabisnis.co, Dr. Achmad Solihin menegaskan bahwa partisipasi dalam jalur ini membutuhkan strategi dan kelengkapan administrasi yang presisi. Berikut adalah tiga syarat mutlak yang harus dikantongi pelamar:
- Status Peserta SNBP: Pendaftar harus terdata sebagai siswa eligible atau memenuhi syarat kepesertaan SNBP.
- Prioritas Pilihan: Wajib menempatkan Universitas Airlangga sebagai pilihan pertama dalam pendaftaran SNBP.
- Bukti Kehadiran AEE: Memiliki sertifikat keikutsertaan dalam acara Airlangga Education Expo (AEE).
Mitos Kuota SNBP
Salah satu pertanyaan yang kerap muncul di kalangan siswa adalah mengenai alokasi kursi. Menjawab kegelisahan tersebut, Solihin memastikan bahwa Golden Ticket tidak akan memangkas jatah kuota reguler SNBP.
Sebaliknya, jalur ini justru menambah kapasitas penerimaan. Calon mahasiswa yang dinyatakan lolos melalui Golden Ticket akan masuk sebagai tambahan di luar kuota reguler yang telah ditetapkan pemerintah. Namun, ia mengingatkan bahwa seleksi tetap berjalan ketat.
“Unair hanya akan menerima peserta yang benar-benar dinilai layak. Jika prestasi dianggap belum mencukupi, Golden Ticket bisa saja tidak diberikan,” ujar Solihin dikutip dari laman resmi Unair, Sabtu (10/1/2026).
Strategi Memilih Jurusan
Dalam proses kurasi, tim seleksi Unair akan menimbang berbagai aspek, mulai dari bobot prestasi, level kompetisi, peringkat juara, hingga relevansi prestasi dengan program studi (prodi) yang dituju. Linearitas antara bakat dan jurusan menjadi kunci utama untuk mendongkrak poin penilaian.
“Semakin linier prestasi yang dimiliki dengan jurusan yang dipilih, bobotnya akan semakin tinggi. Juara internasional tentu lebih tinggi bobotnya daripada juara nasional atau provinsi,” jelas Solihin.
Meski demikian, prestasi yang tidak linear tetap akan dinilai, hanya saja dengan pembobotan yang berbeda. Oleh sebab itu, ketepatan dalam memilih prodi sangat menentukan peluang kelulusan peserta.
Wajib Ikut AEE 2026
Mengingat sertifikat kepesertaan menjadi syarat wajib, calon pelamar harus segera mendaftarkan diri dalam Airlangga Education Expo (AEE) 2026. Gelaran ini dijadwalkan berlangsung pada 23-26 Januari 2026 dengan format hibrida, baik secara daring maupun luring di kampus Unair.
Selain untuk mendapatkan sertifikat, ajang ini menjadi sarana riset bagi siswa untuk mengenal lebih dalam profil fakultas dan unit lembaga di Unair. Pendaftaran peserta AEE 2026 kini telah dibuka dan dapat diakses melalui laman https://eduexpo.unair.ac.id/.