IHSG Hari Ini Mendadak Terkoreksi di Tengah Penguatan Bursa Asia

IHSG hari ini berbalik arah melemah ke level 6.454 pada perdagangan sesi pertama. Simak laju transaksi pasar modal dan pergerakan bursa Asia regional.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini mendadak mengalami koreksi pada satu jam pertama perdagangan Jumat (18/9/2026). Indeks saham acuan pasar modal Indonesia tersebut terpangkas 7,87 poin atau setara 0,12 persen ke posisi 6.454,55.

Padahal, saat pembukaan sesi pagi, pergerakan indeks sempat dibuka berada di area penguatan. Sepanjang perdagangan pagi ini, pergerakan IHSG hari ini terpantau berfluktuasi cukup dinamis dalam rentang 6.449 hingga 6.521.

Di tengah tekanan yang melanda indeks utama, sejumlah saham justru berhasil melesat tinggi dan memimpin barisan top gainers. Bahkan, terdapat dua saham yang sukses menembus batas auto rejection atas (ARA).

Perdagangan Saham di BEI

Berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas transaksi di pasar reguler berlangsung sangat aktif pada satu jam pertama perdagangan.

Sebanyak 10,78 miliar lembar saham telah berpindah tangan dengan total nilai transaksi penutupan awal menyentuh angka Rp5,46 triliun.

Sementara itu, frekuensi transaksi perdagangan tercatat mencapai 757.314 kali transaksi di seluruh sektor pasar modal.

Peta Pergerakan Saham Domestik

Dinamika pergerakan harga saham di papan perdagangan menunjukkan jumlah saham yang tertekan lebih dominan dibandingkan yang menguat.

Peta pergerakan saham pada perdagangan pagi ini tercatat sebagai berikut:

  • Saham Menguat: Terdapat 210 saham berhasil bergerak di zona hijau.
  • Saham Melemah: Sebanyak 371 saham terkoreksi ke zona merah.
  • Saham Stagnan: Sebanyak 203 saham bertahan di posisi yang sama.

Di sisi lain, kelompok saham unggulan berkapitalisasi besar yang terhimpun dalam indeks LQ45 turut mengalami penekanan tajam hingga anjlok 1,02 persen.

Perbandingan Kinerja Bursa Asia

Koreksi mendadak yang dialami indeks domestik berbanding terbalik dengan kondisi pasar keuangan regional yang mayoritas bergerak positif.

Sebagian besar indeks bursa utama di kawasan Asia justru mencatatkan penguatan pada waktu perdagangan yang bersamaan:

  • Nikkei (Jepang): Terangkat sebesar 0,82 persen.
  • Shanghai Composite (China): Melonjak signifikan hingga 1,03 persen.
  • Hang Seng (Hong Kong): Berhasil menguat 0,66 persen.
  • Straits Times (Singapura): Melemah tipis sebesar 0,22 persen.

Kondisi ini menunjukkan adanya pengalihan fokus dari para pelaku pasar di tingkat regional menjelang akhir pekan penutupan perdagangan.