JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah melesat ke zona hijau pada perdagangan sesi I Jumat (14/8/2026). Penguatan tajam ini terjadi seiring penyampaian pidato kenegaraan oleh Presiden Prabowo Subianto di Gedung DPR RI, Senayan.
Lonjakan indeks memberikan angin segar bagi pelaku pasar modal setelah IHSG sempat tergelincir pada awal perdagangan. Pelaku pasar memanfaatkan momentum pemaparan arah kebijakan pemerintah guna mengoleksi kembali sejumlah saham pilihan.
Lonjakan IHSG Hari Ini Jelang Penutupan Sesi I
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia mencatat pergerakan indeks melonjak ke posisi 6.339,86 pada pukul 11.30 WIB. Angka ini menandai kenaikan sebesar 0,55 persen atau bertambah 34,76 poin dari posisi penutupan sebelumnya di level 6.301,76.
IHSG sempat menyentuh level terendah harian di angka 6.267,41 sebelum akhirnya menembus level tertinggi di 6.343,11. Pada fase awal pidato kenegaraan, indeks telah memperlihatkan pembalikan arah dengan naik 0,13 persen ke level 6.307,19.
Aktivitas transaksi bursa mencatatkan total volume perdagangan mencapai 12,93 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp5,60 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 932,2 ribu kali, dengan komposisi 254 saham menguat, 358 saham melemah, dan 351 saham bergerak mendatar.
Pembalikan Arah Usai Pembukaan di Zona Merah
Kondisi bursa siang ini berbanding terbalik dengan awal perdagangan sesi pertama yang dibuka melemah. Pada pukul 09.00 WIB, indeks sempat tertekan 5,17 poin atau 0,08 persen ke level 6.296,59.
Pelemahan awal dipicu oleh sikap hati-hati para investor yang menunggu kepastian isi Nota Keuangan. Pelaku pasar juga masih mencermati dampak penyesuaian bobot saham dari hasil tinjauan indeks MSCI August 2026.
Nilai transaksi pada menit-menit awal pembukaan berada di angka Rp68,46 miliar yang melibatkan 148,65 juta saham. Total kapitalisasi pasar bursa saham domestik tercatat berada di level Rp11.065 triliun.
Respons Pasar Terhadap Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Sentimen positif bursa terdorong oleh kepastian arah ekonomi yang dipaparkan dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI. Pelaksanaan sidang kenegaraan dimajukan menjadi 14 Agustus karena tanggal 16 Agustus 2026 bertepatan dengan hari Minggu.
Agenda penyampaian pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada pagi hari menjadi magnet penarik optimisme investor. Paparan mengenai pencapaian lembaga negara memberi kepastian arah pengelolaan ekonomi nasional.
Pelaku pasar menantikan agenda siang hari terkait penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Undang-Undang APBN 2027. Proyeksi alokasi anggaran belanja negara diyakini menjadi katalis tambahan bagi laju bursa domestik hingga penutupan sesi sore.




