Terkini24.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan awal pekan di zona merah. Kondisi ini memberikan sinyal kehati-hatian bagi para investor saham yang ingin mengatur ulang portofolio investasi pasar modal.
Pada penutupan perdagangan sesi terakhir, IHSG mencatatkan penurunan sebesar 44,28 poin atau 0,69 persen. Angka tersebut membawa posisi indeks ke level 6.365.
Pergerakan Saham dan Nilai Transaksi Bursa
Aktivitas perdagangan bursa memperlihatkan dinamika pasar yang cenderung tertekan sepanjang hari. Sebanyak 340 saham mengalami penurunan harga, sementara 306 saham berhasil menguat, dan 317 saham bertahan di posisi stagnan.
Total nilai transaksi yang dibukukan oleh para pelaku pasar mencapai Rp18,18 triliun. Volume perdagangan yang tercatat melibatkan sebanyak 45,4 miliar saham.
Koreksi Indeks Utama dan Sektor Saham
Pelemahan indeks tidak hanya terjadi pada IHSG, tetapi juga melanda jajaran indeks utama lainnya. Indeks LQ45 tercatat melemah 0,96 persen ke level 634, sedangkan indeks JII mengalami penurunan 0,89 persen menuju posisi 383.
Koreksi turut menimpa indeks IDX30 sebesar 1,02 persen ke angka 355. Pada waktu bersamaan, indeks MNC36 ikut merosot 0,87 persen hingga menyentuh level 275.
Hampir seluruh indeks sektoral berakhir di zona merah pada penutupan hari ini. Sektor yang tertekan antara lain konsumer non-siklikal, keuangan, infrastruktur, properti, teknologi, kesehatan, energi, konsumer siklikal, dan industri. Sektor transportasi menjadi satu-satunya yang berhasil bertahan menguat.
Daftar Saham Top Gainers dan Top Losers
Di tengah pelemahan indeks, beberapa emiten mencatatkan kenaikan harga saham yang cukup signifikan. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memimpin jajaran top gainers setelah naik 33,33 persen ke level Rp72 per lembar.
Posisi selanjutnya diisi oleh PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) yang melonjak 31,48 persen ke posisi Rp71. PT SLJ Global Tbk (SULI) juga mengekor dengan kenaikan 27,78 persen menuju level Rp115.
Di sisi lain, tekanan jual menimpa sejumlah saham hingga masuk daftar top losers. PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) mengalami penurunan mendalam sebesar 15,00 persen ke harga Rp2.040.
PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) turut melemah 14,94 persen menjadi Rp655. Penurunan juga dialami oleh PT Voksel Electric Tbk (VOKS) yang tergerus 10,37 persen ke posisi Rp242.




