Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu, 9 September 2026. Data Bursa Efek Indonesia mencatat indeks berakhir di level 6.678,20 alias tergerus 8,24 poin atau turun 0,12 persen dari penutupan sebelumnya.
Langkah bursa saham domestik ini tertahan karena mayoritas saham bergerak di area merah. Penurunan ini bikin portofolio sebagian investor ritel ikut merah, terutama buat pemegang saham sektor kesehatan dan teknologi.
Meskipun laju IHSG tertahan, beberapa saham unggulan berhasil melesat dan memberi angin segar bagi pemiliknya. Mari kita bedah pergerakan angka dan dinamika bursa hari ini secara lengkap.
Rincian Pergerakan Saham Dan Sektoral
Sebanyak 317 saham terkoreksi dan 169 saham bertahan diam di tempat pada penutupan bursa. Hanya ada 308 saham yang berhasil menguat dan menahan penurunan indeks agar tidak makin dalam.
Sektor transportasi tampil paling dominan dengan lonjakan tajam sebesar 2,41 persen. Sektor perindustrian mengekor dengan kenaikan 0,95 persen dan sektor barang baku ikut terangkat 0,85 persen.
Sebaliknya, sektor kesehatan menjadi beban terberat bursa setelah merosot 1,33 persen. Sektor barang konsumen siklikal ikut turun 1,23 persen dan sektor teknologi melemah 0,96 persen.
Deretan Saham LQ45 Paling Untung
Jajaran saham indeks LQ45 mencatatkan performa yang sangat bervariasi sepanjang hari. Saham PT Indika Energy Tbk (INDY) memimpin jajaran pemenang dengan lonjakan mencapai 11,03 persen.
Posisi berikutnya diisi oleh PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang menguat 5,96 persen. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga tampil menanjak sebesar 5,14 persen.
Tiga saham yang melesat paling tinggi hari ini:
- INDY: naik 11,03 persen
- AADI: naik 5,96 persen
- AMMN: naik 5,14 persen
Deretan Saham LQ45 Paling Buntung
Di sisi lain, beberapa saham LQ45 justru mengalami pelepasan dari para pelaku pasar. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menjadi saham yang turun paling dalam sebesar 2,56 persen.
Saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menyusul dengan pangkasan harga mencapai 2,51 persen. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) juga melemah sebesar 2,40 persen.
Tiga saham yang mengalami pangkasan terberat:
- KLBF: turun 2,56 persen
- MAPI: turun 2,51 persen
- BBTN: turun 2,40 persen
Putaran Uang Dan Nilai Transaksi
Nilai perputaran uang di pasar saham tercatat aktif dan tinggi sepanjang perdagangan berlangsung. Total volume perdagangan menyentuh angka 33,74 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp15.83triliun.
Besarnya angka transaksi ini menunjukkan antusiasme pelaku pasar untuk merealisasikan keuntungan maupun melakukan pembelian saham. Sementara itu, total nilai kapitalisasi pasar BEI kini berada di kisaran Rp11.674triliun.
Pergerakan indeks acuannya cenderung melemah dengan LQ45 terkikis 1,35 persen ke posisi 664,25. Indeks IDX30 juga mengalami pangkasan cukup dalam sebesar 2,14 persen ke level 369,43.
Pergerakan Saham Syariah Dan Asia
Berbeda dengan indeks utama, pergerakan indeks saham berbasis syariah justru berhasil bertahan positif. Jakarta Islamic Index naik tipis 0,06 persen ke posisi 405,57.
Indeks ISSI berhasil menguat 0,36 persen menuju level 233,85 pada sore hari. Indeks JII70 juga mencetak kenaikan sebesar 0,52 persen ke posisi 158,36.
Pasar saham kawasan Asia bergerak secara bervariasi mengikui dinamika global. Indeks Shanghai Composite menguat 0,28 persen dan KOSPI melompat 1,40 persen, sedangkan Nikkei 225 terkoreksi 0,19 persen serta Hang Seng merosot 0,17 persen.