Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan dengan torehan positif pada transaksi pagi. Berdasarkan data pergerakan pasar keuangan nasional, indikator utama bursa domestik tersebut mampu merangsek naik meninggalkan level penutupan sebelumnya. Keperkasaan indeks saham Indonesia di awal pekan ini didorong oleh kombinasi sentimen positif dari pasar kripto global serta penantian momentum Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.
Kondisi pasar keuangan dalam negeri terlihat berani mengambil momentum menguat meski eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah masih membayang-bayangi psikologis investor kawasan. Kehadiran gairah transaksi positif pada pembukaan bursa saham Wall Street AS turut menyuntikkan energi segar bagi para pelaku pasar domestik untuk kembali mengoleksi saham-saham pilihan yang sempat tertekan.
Pergerakan Transaksi Indeks Saham Pagi Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (22/9/2026). Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG pada pembukaan perdagangan naik tipis 7,61 poin atau 0,12% ke level 6.392,22. Beberapa menit setelah pasar buka IHSG menguat lebih tinggi hingga 0,32% ke level 6.405. Indeks diketahui bergerak pada rentang terendah 6.392 dan tertinggi 6.408 pada awal perdagangan pagi ini.
Aktivitas perdagangan di papan bursa menunjukkan bahwa sebanyak 282 saham menguat, 152 saham melemah, dan 235 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai sekitar Rp 133,20 miliar, dengan volume perdagangan 249,87 juta saham yang berpindah tangan 25.197 kali. Penguatan dominan dari saham-saham pilihan tersebut menjadi sinyal optimisme bahwa IHSG dibuka menguat level 6400 dengan pijakan fondasi yang cukup solid di awal sesi.
Agenda Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia
Pasar keuangan Indonesia pada Selasa (22/9/2026) akan mencermati perkembangan perang di Timur Tengah serta sejumlah agenda dari dalam negeri. Melonjaknya Wall Street hingga Bitcoin diharapkan bisa menjadi sentimen positif bagi IHSG dan rupiah. Bank Indonesia (BI) mulai menggelar Rapat Dewan Gubernur selama dua hari. Pelaku pasar juga akan mencerna aturan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) tentang batas harga minimum saham dan pelantikan 14 pejabat Kementerian Keuangan.
Bank Indonesia (BI) mulai menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) September pada Selasa (22/9/2026). Rapat berlangsung selama dua hari, dengan keputusan suku bunga acuan atau BI Rate dijadwalkan diumumkan pada Rabu (23/9/2026). Pengumuman kali ini akan menjadi yang pertama bagi Destry Damayanti sejak dilantik sebagai Gubernur BI definitif pada 2 September. Berdasarkan konsensus pasar, BI diperkirakan kembali mempertahankan BI Rate di level 5,75%. Suku bunga deposit facility dan lending facility juga diperkirakan tetap, masing-masing sebesar 4,75% dan 6,5%.
Dalam RDG Agustus, BI mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%. Destry, yang saat itu masih menjabat sebagai Pejabat sementara Gubernur BI, mengatakan keputusan tersebut konsisten dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak global akibat perang di Timur Tengah, menjaga inflasi dalam sasaran 2,5±1% pada 2026 dan 2027, serta mendukung pertumbuhan ekonomi.
Pengaruh Lonjakan Harga Aset Kripto Bitcoin
Selain faktor domestik, pergerakan dana segar investor global juga dipengaruhi oleh geliat aset berisiko tinggi seperti mata uang kripto. Lonjakan harga Bitcoin yang terjadi belakangan ini menciptakan gelombang masuk modal baru di ranah instrumen investasi berisiko tinggi secara global.
Kemudian sentimen pasar lain termasuk Bitcoin kembali melonjak pada Senin dan menembus level US$86.000, melanjutkan reli tajam dalam beberapa hari terakhir[cite: 1]. Menurut CoinMetrics, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$85.863, naik sekitar 5,8%. Sebelumnya, Bitcoin sempat menyentuh US$86.349, level tertinggi sejak akhir Januari[cite: 1]. Investor kini menilai apakah periode “crypto winter”-fase ketika harga aset kripto tertekan-telah berakhir[cite: 1]. Fase tersebut dimulai setelah Bitcoin mencetak rekor di atas US$126.000 pada Oktober 2025.
Matt Hougan, CIO Bitwise, mengatakan kepada CNBC bahwa dirinya menilai crypto winter telah berakhir dan kini memasuki “crypto spring”. Ia bahkan memperkirakan fase kenaikan kali ini bisa menjadi salah satu pasar bullish terkuat dan terpanjang dalam sejarah kripto. Meski masih mencatat penurunan sepanjang tahun, Bitcoin telah naik lebih dari 8% dalam sepekan dan 34% dalam tiga bulan terakhir. Namun, harganya masih jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa.
Hougan mengatakan fundamental industri kripto terus membaik meski harga sempat jatuh. Aktivitas transaksi blockchain meningkat dan perusahaan besar seperti BlackRock semakin terlibat. Menurut analis BTIG, selama Bitcoin mampu bertahan di atas US$75.000, target berikutnya adalah US$90.000. Sementara itu, bursa saham Asia bergerak beragam pada perdagangan Selasa (22/9/2026), setelah indeks-indeks utama Wall Street menguat tajam pada sesi sebelumnya didorong lonjakan saham berbasis kecerdasan buatan (AI).
Cara Pantau Pergerakan IHSG Lewat Aplikasi Mobile
Bagi para investor pemula yang ingin memantau grafik pergerakan transaksi saham secara real-time dari HP, fasilitas aplikasi IDX Mobile dapat digunakan secara mandiri. Berikut rincian panduan untuk mengamati naik-turunnya indeks harga saham:
- Mengunduh aplikasi IDX Mobile secara resmi melalui toko aplikasi di perangkat HP.
- Membuka aplikasi yang telah terpasang lalu melakukan proses pendaftaran akun pribadi.
- Mengetikkan kata kunci IHSG pada kolom pencarian yang tersedia di halaman utama.
- Memilih menu grafik harian guna mengamati fluktuasi pergerakan poin saham secara berkala.
- Mengakses tab informasi transaksi untuk melihat rincian volume perdagangan serta daftar top gainers atau top losers.
- Memanfaatkan fitur notifikasi otomatis untuk mendapatkan informasi mengenai pergerakan naik-turun indeks secara langsung.
Respon Pelaku Pasar Terhadap Regulasi Baru BEI
Di luar pergerakan angka indeks harian, para pelaku bursa juga sedang mencerna serangkaian kebijakan pembenahan internal yang dirilis oleh otoritas bursa. Penerapan aturan baru mengenai batas harga minimum nilai saham diperkirakan bakal mengubah peta likuiditas beberapa emiten yang selama ini berada di rentang harga terbawah.
Perubahan regulasi ini diharapkan mampu memberikan ruang perlindungan yang lebih kuat bagi investor ritel dari praktik manipulasi harga. Di saat yang sama, restrukturisasi pada jajaran birokrasi Kementerian Keuangan juga direspons positif sebagai bentuk penyegaran tata kelola fiskal nasional demi mengawal ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian kondisi global.
Analisis Prospek Lanjutan Indeks Saham Domestik
Melihat fakta bahwa fakta IHSG dibuka menguat level 6400 pada pembukaan hari ini, peluang untuk melanjutkan pola penguatan masih terbuka selama rentang support kritis mampu dipertahankan. Dorongan utama akan bersumber dari pengumuman suku bunga acuan BI yang diperkirakan tetap stabil guna menahan kepakan devisa serta aliran modal keluar.
Apabila bank sentral memberikan sinyal kebijakan moneter yang kondusif bagi sektor riil, Indeks Harga Saham Gabungan memiliki ruang yang mencukupi untuk menguji level resistensi berikutnya. Investor diimbau tetap mencermati rilis data makroekonomi terbaru serta menyeimbangkan porsi portofolio investasi dengan mengedepankan prinsip manajemen risiko yang disiplin.