IHSG Anjlok Hari Ini Melemah ke Level 6.501 Terseret Mayoritas Sektor

IHSG anjlok hari ini sebesar 0,37 persen ke posisi 6.501 dipicu pelemahan mayoritas sektor pada penutupan perdagangan Senin, 24 Agustus 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan di zona merah pada penutupan sesi kedua, Senin (24/8/2026). Indeks terkoreksi 24,02 poin atau 0,37 persen sehingga parkir di level 6.501.

Pelemahan ini dipengaruhi oleh penurunan pada mayoritas indeks sektoral. Total transaksi perdagangan sepanjang hari tercatat mencapai Rp14,26 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 34,23 miliar saham.

Pergerakan Indeks dan Statistik Perdagangan

Berdasarkan data perdagangan pasar saham, pergerakan emiten didominasi oleh saham-saham yang terkoreksi. Sebanyak 384 saham melemah, 276 saham menguat, dan 303 saham bertahan stagnan.

Sejumlah indeks tematik dan kapitalisasi pasar turut menunjukkan pergerakan bervariasi:

  • Indeks LQ45: Turun 0,41 persen ke level 641
  • Indeks JII: Naik 0,63 persen ke level 394
  • Indeks IDX30: Turun 0,39 persen ke level 358
  • Indeks MNC36: Turun 0,20 persen ke level 278

Tekanan pada IHSG dipicu oleh melemahnya hampir seluruh sektor pendukung. Sektor-sektor yang berada di zona merah mencakup energi, konsumer siklikal, industri, konsumer non-siklikal, transportasi, keuangan, teknologi, kesehatan, infrastruktur, hingga properti. Sektor bahan baku menjadi satu-satunya yang mencatatkan penguatan.

Daftar Saham Top Gainers dan Top Losers

Di tengah koreksi IHSG, beberapa saham tetap mampu mencetak kenaikan signifikan hingga masuk dalam jajaran penguat tertinggi (top gainers):

  • PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO): Melonjak 34,31 persen ke Rp184
  • PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT): Menguat 34,03 persen ke Rp256
  • PT Steady Safe Tbk (SAFE): Melesat 24,87 persen ke Rp492

Sementara itu, saham-saham yang mencatatkan penurunan paling dalam (top losers) meliputi:

  • Reksa Dana Indeks Batavia IDX30 ETF (XBID): Anjlok 14,71 persen ke Rp464
  • PT Intermedia Capital Tbk (MDIA): Terkoreksi 10,00 persen ke Rp252
  • PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA): Turun 9,92 persen ke Rp118