Pelatih Persib Bandung Igor Tolic membeberkan alasan melepas penyerang asal Brasil Ramon Tanque dari daftar pemain yang dipersiapkan mengarungi kompetisi musim 2026/2027. Keputusan pelepasan juru gedor berusia produktif tersebut disampaikan secara terbuka oleh sang pelatih di area lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Kamis, 27 Agustus 2026. Manajemen Maung Bandung resmi mengambil kebijakan untuk meminjamkan sang pemain ke klub lain guna memberikan kesempatan tampil secara reguler di lapangan hijau.
Langkah meminjamkan sang pemain diambil sebagai solusi terbaik bagi kedua belah pihak mengingat penyerang bernomor punggung tersebut masih terikat kontrak jangka panjang bersama klub. Igor Tolic menegaskan bahwa keputusan pelepasan ini diambil bukan lantaran penurunan kualitas teknis semata, melainkan bagian dari langkah menyelamatkan karier profesional sang pemain. Keputusan teknis ini membawa dampak langsung bagi komposisi barisan depan Persib Bandung yang harus merombak susunan pemain jelang bergulirnya kompetisi resmi.
Langkah pelepasan ini diambil setelah tim pelatih dan manajemen melakukan evaluasi mendalam terhadap performa seluruh anggota tim jelang penutupan bursa transfer. Para pendukung Persib kini menantikan pergerakan manajemen dalam mendatangkan sosok pengganti di lini serang guna menjaga kedalaman skuad. Pemindahan status pemain ini menjadi bukti komitmen klub dalam mengelola aset pemain secara profesional agar nilainya di pasar transfer tetap terjaga dengan baik.
Penghormatan Terhadap Kontribusi Pemain
Igor Tolic memberikan penegasan mengenai rasa hormat tim pelatih terhadap kontribusi nyata yang sudah diberikan oleh Ramon Tanque selama membela panji Persib Bandung.
Juru taktik asal Kroasia berusia 48 tahun tersebut mengingatkan publik bahwa sang pemain menjadi bagian penting saat membawa Maung Bandung meraih gelar juara pada musim lalu.
Manajemen tim berupaya memastikan sang pemain berlabuh di klub yang tepat dengan fasilitas pendukung yang memadai selama menjalani masa peminjaman.
Klub tujuan dipastikan harus memiliki lingkungan yang kondusif agar sang juru gedor mampu menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya serta menambah pundi-pundi gol.
Langkah ini juga menjadi preseden positif bagi pengelolaan hubungan antara klub dan para pemain yang tengah menghadapi masa-masa sulit dalam karier sepak bolanya.
Filosofi Dukungan Moral Bagi Pemain
Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut membagikan pandangannya mengenai pentingnya memberikan dukungan moral ketimbang memberikan tekanan berlebih kepada pemain yang sedang menurun.
Sikap saling membantu saat pemain mengalami periode sulit menjadi nilai utama yang terus ditanamkan oleh jajaran staf pelatih Persib Bandung kepada seluruh anggota tim.
Tekanan publik serta kritik tajam yang mengarah kepada sang pemain dinilai tidak akan menyelesaikan masalah penurunan performa di atas lapangan hijau.
Manajemen klub memilih bertindak sabar dalam mencari jalan keluar terbaik tanpa harus merugikan hak-hak profesional yang dimiliki oleh sang juru gedor asal Brasil.
Dukungan penuh dari seluruh elemen tim diharapkan mampu membangkitkan mental bertanding sang pemain saat menjalani masa pinjaman di klub barunya nanti.
Solusi Jangka Panjang Manajemen Persib
Proses pencarian klub baru bagi penyerang asal Brasil tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang akibat berbagai pertimbangan teknis serta nilai kontrak pemain.
Manajemen Persib Bandung memilih berhati-hati dalam bernegosiasi agar kesepakatan peminjaman memberikan keuntungan maksimal bagi perkembangan karier sang pemain.
Keputusan akhir yang telah dicapai diharapkan membuat sang penyerang kembali menemukan kebahagiaan serta ketajaman dalam membobol gawang lawan pada laga resmi.
Kepastian pengalihan status ini sekaligus memberikan ruang bagi tim pelatih untuk menyusun kembali skema pergerakan lini depan tanpa kehadiran sang striker utama.
Manajemen Persib Bandung kini memfokuskan perhatian untuk menyelesaikan seluruh berkas administrasi peminjaman sebelum tenggat waktu pendaftaran pemain resmi ditutup.




