Franco Baresi Meninggal Dunia pada Usia 66 Tahun AC Milan dan FIGC Berduka

Dunia sepak bola berduka. Legenda AC Milan dan Timnas Italia, Franco Baresi, meninggal dunia pada usia 66 tahun pada Jumat, 31 Juli 2026.

Terkini24.id Dunia sepak bola berduka atas kepergian salah satu bek terbaik sepanjang masa, Franco Baresi, yang meninggal dunia pada usia 66 tahun pada Jumat, 31 Juli 2026. Klub raksasa Liga Italia, AC Milan, secara resmi mengumumkan kabar duka terkait kapten legendaris mereka yang menghabiskan seluruh karier profesionalnya di San Siro tersebut.

Kepergian mantan bek tengah tangguh ini mengakhiri perjalanan panjang sang ikon yang mengabdi selama dua dekade bagi klub berjuluk Rossoneri. Kantor berita Italia, ANSA, mengonfirmasi kabar duka ini tak lama setelah rilis resmi klub diterbitkan pada Jumat.

Baresi yang lahir di Travagliato pada 8 Mei 1960 meninggalkan warisan tak ternilai dalam sejarah sepak bola modern. Ia menjadi simbol kepemimpinan dan kesetiaan mutlak di era sepak bola industri yang serba cepat.

Penghormatan Pemensiunan Nomor Punggung 6

Sepanjang dua puluh tahun membela AC Milan dari akhir 1970-an hingga pensiun pada 1997, Baresi mengukir deretan prestasi spektakuler. Kepemimpinannya di dalam dan luar lapangan membawa klub memenangkan berbagai gelar domestik hingga level antarklub dunia.

Sebagai bentuk apresiasi paling tinggi terhadap pengabdiannya, AC Milan mengambil keputusan bersejarah setelah sang pemain gantung sepatu. Pihak klub secara resmi memensiunkan nomor punggung 6 sehingga tidak ada lagi pemain lain yang bisa mengenakannya.

Keputusan memensiunkan nomor punggung tersebut menegaskan posisi abadi Baresi sebagai identitas klub. Ia tercatat sukses mempersembahkan berbagai piala berkat ketenangannya menggalang lini pertahanan, antara lain:

  • Enam gelar juara Serie A Liga Italia
  • Tiga trofi Piala/Liga Champions Eropa

Tembok Kokoh Timnas Italia

Karier cemerlang sang legenda tidak hanya bersinar di level klub, melainkan juga bersama Tim Nasional Italia. Baresi menjadi pilar penting generasi emas Gli Azzurri yang disegani lawan di kancah internasional.

Puncak pencapaiannya bersama tim nasional terjadi saat masuk dalam skuad yang menjuarai Piala Dunia 1982 di Spanyol. Ia kemudian memimpin Italia hingga mencapai laga final Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat sebelum kalah dramatis dari Brasil lewat adu penalti.

Ia juga memimpin kuartet pertahanan terbaik dalam sejarah sepak bola dunia saat mengenakan ban kapten di AC Milan. Bersama nama-nama besar lain, benteng pertahanan mereka sangat sulit ditembus oleh barisan penyerang lawan.

Susunan empat bek legendaris AC Milan di bawah komando Baresi meliputi:

  • Mauro Tassotti di posisi bek kanan
  • Franco Baresi sebagai sweeper sekaligus kapten tim
  • Alessandro Costacurta di posisi bek tengah
  • Paolo Maldini di posisi bek kiri

Kepergian Franco Baresi meninggalkan duka mendalam sekaligus penghormatan setinggi-tingginya dari seluruh komunitas sepak bola internasional. Dedikasi tanpa batas, visi bermain yang genius, serta loyalitas tunggal untuk satu klub menjadikan namanya terpatri secara abadi dalam sejarah AC Milan dan Timnas Italia.