TERKINI24.ID – Karakter Cho Won yang diperankan oleh aktorJi Chang Wook dalam drakor The Scandal sukses mencuri perhatian para penikmat drama Korea. Karakter bangsawan tersebut awalnya digambarkan sebagai sosok petualang cinta atau playboy di era kerajaan.
Ia bahkan nekat menyetujui taruhan rahasia bersama Lady Cho yang diperankan oleh Son Ye Jin demi memikat hati seorang janda berbudi luhur bernama An Hui Yeon. Karakter An Hui Yeon sendiri dibawakan secara apik oleh aktris cantik Nana eks After School.
Meski sekilas tampak memiliki banyak sikap negatif dan dinilai red flag, Cho Won nyatanya menyimpan berbagai sisi baik serta kepribadian positif. Hati nuraninya terbukti masih bekerja dengan sangat baik di balik citra pria manipulatif yang melekat pada dirinya.
Humanis Terhadap Pelayan
Sisi positif pertama dari sosok Cho Won dalam drakor The Scandal terlihat jelas dari cara dirinya memperlakukan para pekerja di kediamannya. Sikap humanis ini membedakan dirinya dari kebanyakan kaum bangsawan lain pada masa Dinasti Joseon.
Tak seperti kebanyakan bangsawan, Cho Won memperlakukan pelayannya bukan sebagai budak, melainkan menganggap mereka keluarga. Ia membangun komunikasi yang hangat dan penuh rasa hormat tanpa mengedepankan hirarki status sosial.
Sikap membumi ini terpancar dalam setiap interaksi harian bersama para pelayan pribadinya. Ia menciptakan lingkungan rumah yang aman serta penuh rasa kemanusiaan di tengah kaku dan kerasnya aturan era kerajaan.
Memberi Nama Indah
Perhatian dan rasa hormat Cho Won terhadap pelayannya juga diwujudkan melalui tindakan yang sangat personal. Hal ini terbukti dari caranya memberikan identitas baru bagi orang-orang yang bekerja padanya.
Bukan julukan menghina, Cho Won bahkan memberikan nama yang bagus untuk salah satu pelayan pribadinya, yakni Chil Seong. Pemberian nama tersebut memberikan martabat tersendiri bagi sang pelayan.
Langkah ini mempertegas bahwa Cho Won memandang setiap manusia memiliki derajat yang setara. Ia menolak tradisi merendahkan kaum bawah yang kerap dilanggengkan oleh kalangan bangsawan Joseon lainnya.
Menjamin Kebebasan Pelayan
Kebaikan hati Cho Won mencapai puncaknya pada episode penutup drakor The Scandal. Ia mengambil langkah nyata untuk mengubah nasib hidup orang-orang terdekat yang selama ini setia melayaninya.
Di ending, Cho Won memberikan uang yang banyak agar Chil Seong dan Eun Sil bisa beli surat bebas dari status budak dan jadi rakyat biasa. Keputusan dermawan ini secara otomatis membebaskan mereka dari rantai perbudakan.
Dengan bekal modal tersebut, Chil Seong dan Eun Sil dapat memulai lembaran hidup baru sebagai warga negara yang merdeka. Langkah ini membuktikan komitmen Cho Won dalam memperjuangkan kesejahteraan kawan-kawannya.
Mencarikan Pekerjaan Layak
Tidak hanya memberikan kebebasan finansial dan status sosial baru, Cho Won juga memikirkan masa depan serta keberlanjutan hidup mantan pelayannya. Ia memastikan mereka memiliki mata pencaharian yang mandiri.
Cho Won juga mencarikan pekerjaan untuk Chil Seong di tempat pembuatan kertas sehingga pria itu tidak perlu lagi bekerja sebagai pelayan. Dukungan ini memberikan kepastian ekonomi yang sangat berharga bagi Chil Seong.
Inisiatif tersebut memperlihatkan kepedulian Cho Won yang menyeluruh dan tidak setengah-setengah. Ia membimbing orang terdekatnya hingga mampu berdiri di atas kaki sendiri.
Membantu Menyelamatkan Diri
Meskipun pada awalnya hubungan mereka didasari oleh permainan taruhan yang manipulatif, perasaan Cho Won terhadap An Hui Yeon perlahan berubah menjadi cinta yang tulus. Rasa cinta tersebut memicu aksi penyelamatan yang luar biasa.
Meski membuat taruhan atas An Hui Yeon, Cho Won pada akhirnya membantu gadis itu untuk menyelamatkan diri dan hidup bebas. Ia rela mengambil risiko besar demi memastikan keselamatan perempuan yang dicintainya.
Tindakan ini menjadi titik balik penting dalam perjalanan karakter Cho Won dalam drakor The Scandal. Ia membuktikan bahwa keselamatan An Hui Yeon jauh lebih berharga daripada memenangi taruhan awal.
Melindungi Dari Stigma
Guna mengamankan kehidupan An Hui Yeon dari tekanan tradisi dan kejaran aturan kerajaan yang mengekang, Cho Won memutar otak dengan menyusun strategi nekat. Ia bersedia mempertaruhkan nama baiknya di hadapan penguasa.
Cho Won berbohong pada Raja sehingga An Hui Yeon dianggap telah meninggal secara hukum dan tidak perlu lagi hidup dalam stigma. Kebohongan besar ini membebaskan An Hui Yeon dari bayang-bayang status janda yang membebankan.
Melalui skenario kematian palsu tersebut, An Hui Yeon memperoleh kesempatan kedua untuk menjalani kehidupan yang tenang tanpa perlu bersembunyi. Langkah berani Cho Won ini menyelamatkan masa depan sang perempuan.
Menjaga Rahasia Terlarang
Sisi positif terakhir dari Cho Won dalam drakor The Scandal adalah toleransi tingginya terhadap keberagaman keyakinan. Ia menunjukkan keterbukaan pikiran yang sangat maju pada zaman kerajaan tersebut.
Meski tahu soal praktik dan penyebaran agama Katolik yang dilarang oleh kerajaan, Cho Won diam dan tak membocorkannya. Ia memilih menjaga rahasia besar tersebut demi melindungi keselamatan para pengikutnya dari ancaman hukuman mati.
Sikap tidak menghakimi dan menolak menjadi informan kerajaan mempertegas bahwa Cho Won memiliki empati tinggi. Di balik sikap toksiknya, Cho Won dalam drakor The Scandal sebetulnya masih memiliki hati nurani dan sisi baik. Ia tidak bersikap diskriminatif terhadap latar belakang sosial maupun agama serta tulus menolong orang lain yang kesulitan.