Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, menghadiri sidang paripurna DPR pada Kamis (27/8/2026). Langkah ini menandai penyampaian aspirasi masyarakat melalui dua jalur sekaligus, yakni forum resmi parlemen dan aksi lapangan.
Kehadiran perwakilan massa di dalam gedung DPR memberikan kejelasan mengenai saluran komunikasi langsung antara peserta aksi dan pimpinan dewan. Hal ini memberi kepastian bagi masyarakat bahwa poin tuntutan utama telah masuk ke agenda forum resmi.
Penutupan jalan serta pengalihan arus lalu lintas di sekitar area Senayan memberikan dampak bagi efisiensi waktu perjalanan warga. Pengguna jalan dan moda transportasi umum wajib mengantisipasi rekayasa arus kendaraan yang diberlakukan aparat pengamanan.
Alur Kedatangan Dan Tujuan Pertemuan
Botok tiba di Gedung DPR sekitar pukul 10.00 WIB dengan didampingi oleh Teguh Istiyanto. Keduanya langsung berjalan menuju ruang sidang paripurna DPR yang terletak di Gedung Nusantara II, kompleks parlemen, Jakarta.
Kedatangan perwakilan massa ini memenuhi undangan resmi yang diberikan oleh pimpinan dewan guna mendengarkan masukan publik. Agenda utama yang dibawa oleh perwakilan aliansi menitikberatkan pada percepatan pembahasan aturan hukum perampasan aset hasil kejahatan.
Botok menegaskan maksud kedatangannya di dalam kompleks parlemen saat ditemui oleh awak media di lokasi.
“Semoga aspirasi rakyat Indonesia ini direalisasikan ya,” kata Botok kepada wartawan.
Sikap Terhadap Aksi Dan Tuntutan
Meskipun menyempatkan diri mengikuti jalannya sidang paripurna di dalam ruang rapat, perwakilan massa menegaskan komitmennya terhadap gerakan di luar gedung. Sikap tersebut diambil guna memastikan pengawalan terhadap tuntutan masyarakat tetap berjalan secara konsisten.
Botok menyampaikan penegasan mengenai keterlibatannya dalam pengawalan aspirasi di lapangan.
“Tetap aksi,” tegasnya.
Kehadiran tokoh aliansi di ruang sidang berlangsung bersamaan dengan pengumpulan massa dari berbagai elemen masyarakat di sekitar kompleks parlemen. AMPB menjadi salah satu kelompok utama yang menyuarakan dorongan pengesahan aturan perampasan aset dalam agenda aksi tersebut.
Sebelum pelaksanaan sidang, perwakilan koordinator AMPB telah menerima pemberitahuan resmi untuk memasuki area kompleks parlemen. Jalur audiensi ini dimanfaatkan untuk menyerahkan poin-poin masukan secara tertulis maupun lisan kepada para anggota dewan.
Situasi Pengamanan Dan Lalu Lintas
Massa demonstran tetap bertahan serta berkumpul di depan gerbang utama Gedung DPR untuk menyampaikan pendapat secara terbuka. Petugas kepolisian terus siaga melakukan penjagaan ketat di beberapa titik area luar kompleks parlemen.
Aparat keamanan menerapkan penutupan jalan serta pengalihan jalur kendaraan di sepanjang ruas akses menuju area DPR/MPR. Langkah penataan lalu lintas ini berdampak pada penyesuaian rute operasional layanan transportasi publik di kawasan Senayan.
Penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh AMPB berjalan beriringan melalui jalur diplomasi di forum parlemen dan aksi penyampaian pendapat di jalanan. Langkah ganda ini diharapkan mampu mempercepat penerimaan poin tuntutan oleh para pembuat kebijakan.




