Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara pada Minggu (6/9/2026) mulai pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB. Penutupan darurat ini diambil setelah munculnya potensi bahaya dari sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Keputusan mendadak ini berdampak langsung pada jadwal perjalanan 22.798 penumpang yang gagal mengudara sesuai jadwal awal. Sebanyak 209 pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta terpaksa dibatalkan total selama delapan jam periode penutupan tersebut.
Langkah penghentian operasional ini menjadi perhatian besar bagi para pengguna jasa transportasi udara. Pembatalan massal ini berpotensi mengacaukan agenda bisnis, jadwal liburan, serta memicu pengeluaran ekstra untuk penyesuaian tiket maupun penginapan.
Rincian Pembatalan Penerbangan dan Kerugian Penumpang
Gelombang pembatalan jadwal terbang melanda hampir seluruh jenis penerbangan di bandara terbesar di Indonesia ini. Penutupan jalur udara dilakukan murni demi mencegah kerusakan mesin pesawat akibat paparan abu vulkanik yang sangat tajam.
Para calon penumpang yang berada di terminal terpaksa menunggu kejelasan status jadwal penerbangan mereka dari pihak maskapai. Rincian penerbangan yang terkena dampak pembatalan operasional meliputi:
- Penerbangan Domestik: 160 penerbangan.
- Penerbangan Internasional: 39 penerbangan.
- Penerbangan Kargo: 10 penerbangan.
- Total Penumpang Terdampak: 22.798 orang.
Alasan Penutupan Demi Aspek Keselamatan Udara
Pihak pengelola bandara menegaskan bahwa keselamatan nyawa penumpang menjadi alasan utama di balik kebijakan penutupan sementara ini. Abu vulkanik sangat berbahaya bagi sistem penerbangan karena bisa mematikan mesin jet secara mendadak saat mengudara.
Asisten Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengonfirmasi bahwa langkah ini adalah bentuk tindakan pencegahan. Langkah penutupan sementara dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan seluruh pengguna jasa.
Pengelola terus memantau arah angin dan sebaran abu bersama lembaga terkait. Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan area udara kembali aman sebelum dibuka kembali.
Fasilitas Bantuan dan Layanan Makanan Bagi Penumpang
Pengelola bandara langsung mengaktifkan sistem Service Recovery Activation (SRA) untuk menangani ribuan penumpang yang tertahan di terminal. Bantuan darurat dibagikan guna menjaga kenyamanan para calon penumpang selama masa penundaan.
Pihak pengelola menyediakan makanan serta minuman ringan gratis di titik-titik penumpukan penumpang. Fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi beban stres warga yang gagal mengudara.
Akses transportasi darat juga disiagakan untuk mengantar penumpang keluar dari area bandara. Armada bus disiap antarkan calon penumpang menuju penginapan terdekat:
- Layanan Bus Terminal: Disiagakan di setiap terminal untuk mengantar penumpang menuju hotel hasil koordinasi dengan maskapai.
- Posko Informasi: Berada di Terminal 1B untuk mempermudah koordinasi penanganan penumpang di lapangan.
- Layanan Tenant Komersial: Pertokoan dan tempat makan di dalam terminal diinstruksikan buka 24 jam nonstop.
Imbauan Resmi Cek Jadwal Penerbangan
Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta meminta masyarakat tidak panik dan terus memantau informasi terkini. Penumpang yang sudah memegang tiket diimbau tidak langsung berbondong-bondong menuju bandara.
Yudistiawan meminta seluruh pengguna jasa untuk memeriksa kembali status penerbangan lewat saluran komunikasi resmi maskapai masing-masing. Langkah ini penting agar tidak terjadi penumpukan warga yang makin parah di area terminal.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan informasi operasional bandara dapat memanfaatkan layanan pusat panggilan terpadu. Pihak bandara membuka jalur pusat bantuan Contact Center InJourney Airports di nomor 172.