MALANG — Arema FC resmi mendapat kado inventaris dua unit bus operasional dari CEO Iwan Budianto saat memperingati HUT ke-39 pada 11 Agustus 2026. Langkah ini menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas tim dalam mengarungi kompetisi mendatang.
Kehadiran armada baru ini berdampak langsung pada kenyamanan serta efisiensi perjalanan skuad Singo Edan. Para pemain kini tidak lagi terkendala masalah teknis kendaraan saat melakoni laga tandang.
Fasilitas Khusus Gabungan Karoseri Morodadi Prima
Bus utama dibalut warna biru khas Arema FC dan digarap langsung oleh Karoseri Morodadi Prima. Armada ini dirancang khusus dengan modifikasi interior yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan Alfarizi dan kawan-kawan.
Sementara itu, bus kedua buatan tahun 2023 disiapkan sebagai opsi tambahan pendukung operasional. Kehadiran dua unit kendaraan ini melengkapi kesiapan fasilitas klub dalam menatap jadwal kompetisi yang padat.
CEO Arema FC, Iwan Budianto, menyampaikan bahwa kado satu bus baru dan satu tambahan bus lagi ini merupakan bentuk komitmen direksi untuk memfasilitasi kebutuhan tim secara maksimal dan profesional.
“Semoga dengan hadiah inventaris bus baru ini bisa semakin meningkatkan prestasi Arema FC. Membuat pemain lebih bersemangat dan termotivasi untuk memberikan prestasi yang lebih baik di musim kompetisi tahun ini dan selanjutnya,” ujar Iwan Budianto.
Solusi Masalah Teknis Armada Lama
Keputusan pengadaan kendaraan baru ini muncul usai manajemen melakukan evaluasi mendalam. Armada lama yang berusia cukup tua kerap mengalami gangguan teknis saat membawa tim melakoni laga tandang.
Pria yang akrab disapa IB ini menjelaskan, keputusan untuk mendatangkan bus anyar dan satu bus tambahan ini berawal dari evaluasi atas kendala teknis pada armada lama. Usia kendaraan sempat menyebabkan masalah saat perjalanan laga tandang (away).
“Nomor satu yang pasti ini baru. Yang lalu itu usianya sedikit lebih tua. Akhirnya manajemen beberapa kali komplain karena ketika melakukan perjalanan away satu kota sempat terkendala,” jelasnya.
Efisiensi Opsional Dibanding Sewa Kendaraan
Sebelum membeli armada baru, manajemen sempat mengandalkan jasa sewa kendaraan untuk perjalanan luar kota. Namun, opsi sewa dinilai kurang fleksibel serta tidak mampu memenuhi standar kenyamanan personal para pemain.
“Sewa itu pasti tidak bisa senyaman punya sendiri. Karena itu manajemen meminta kepada direksi untuk membeli bus baru yang bisa dimodifikasi di dalamnya sesuai keinginan tim. Jadi interiornya itu dibuat sesuai keinginan tim. Kita menunjuk Morodadi Karoseri untuk membuat bus yang interiornya diminta oleh manajemen,” tambah IB.
Peremajaan Armada Pendukung Sesi Latihan
Manajemen Arema FC juga menyiapkan peremajaan untuk kendaraan operasional berukuran lebih kecil. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh kebutuhan logistik tim berjalan tanpa hambatan.
Proses renovasi kendaraan pendukung tersebut terus berjalan secara bertahap. Armada kecil ini disiapkan khusus untuk mempermudah mobilitas harian pemain dan staf pelatih menuju lokasi latihan.




