Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, Barcelona berhasil menundukkan rival abadinya, Real Madrid, dengan skor tipis 3-2. Gol-gol kemenangan untuk Blaugrana dicetak oleh Raphinha yang memborong dua gol, serta Robert Lewandowski. Sementara itu, Real Madrid hanya mampu membalas melalui gol-gol dari Vinicius Junior dan Gonzalo Garcia.
Insiden Terpeleset Arda Guler
Begitu peluit panjang dibunyikan, kamera dan perhatian publik tertuju pada Arda Guler. Pemain muda asal Turki itu terlihat jelas menunjukkan ekspresi kekecewaan mendalam di pinggir lapangan. Dalam upaya untuk meluapkan amarahnya, Guler mencoba menendang botol yang tergeletak di tepi lapangan. Namun, niatnya untuk menunjukkan kekesalan justru berujung pada insiden terpeleset yang tak terduga dan mengundang tawa.
Aksi Guler yang tak disengaja ini dengan cepat menyebar dan menjadi bahan ledekan dari para penggemar Barcelona di berbagai platform media sosial. Sebuah video yang merekam momen tersebut beredar luas, memicu beragam komentar dari warganet.
Salah seorang netizen menulis, “Dia kalah dua kali,” merujuk pada kekalahan Real Madrid di final tahun ini dan tahun sebelumnya. Netizen lain menimpali dengan nada mengejek, “Sampai menangis saya melihatnya.” Sementara itu, penggemar lainnya menambahkan, “Dia bakal ingat momen ini seumur hidupnya.”
Kontribusi Minim dan Kekalahan Beruntun
Arda Guler sendiri baru diturunkan oleh pelatih Real Madrid pada babak kedua, menggantikan Federico Valverde di menit ke-68. Selama kurang lebih 22 menit bermain, Guler dilaporkan gagal memberikan kontribusi signifikan bagi timnya. Ia tidak mencatatkan satu pun tembakan ke gawang Barcelona selama durasi penampilannya di lapangan.
Kekalahan ini sekaligus menandai kegagalan Real Madrid meraih gelar Piala Super Spanyol untuk kedua kalinya secara beruntun. Pada final tahun sebelumnya, yang juga diselenggarakan di Jeddah, Los Blancos harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor telak 2-5.
Baca berita olahraga lainnya di kategori yang sama.